❗❗ RUSTPRO Kini Hadir 24 Jam | Senin - Minggu 🔴 Kami Telah Hadir Di Wiyung Surabaya

Pengertian dan 4 Fungsi Flasher pada Mobil, Yuk Simak!

4 fungsi fungsi flasher pada mobil

Dalam dunia otomotif, setiap komponen memiliki perannya masing-masing, tidak terkecuali flasher pada mobil.

Meski sering dianggap sepele, fungsi flasher pada mobil sejatinya memegang peran krusial dalam memastikan keselamatan dan efisiensi komunikasi di jalan raya.

Flasher, yang bertanggung jawab atas sinyal berkedip lampu sein, merupakan lebih dari sekedar alat penunjuk arah.

Ia adalah jembatan komunikasi antara pengemudi dengan lingkungan sekitarnya, meningkatkan visibilitas dan keselamatan berkendara.

Kali ini, rustpro.id akan mengulik lebih dalam mengenai apa itu flasher mobil, fungsi, beserta cara kerjanya.

So, pastikan Anda menyimak tulisan ini sampai selesai agar mendapatkan tambahan wawasan seputar dunia otomotif.

Apa Itu Flasher?

Flasher mobil adalah komponen elektronik yang terintegrasi dalam sistem pencahayaan kendaraan, bertugas mengontrol fungsi berkedipnya lampu sinyal dan lampu hazard.

Komponen utama dari flasher mobil meliputi relai flasher, yang bisa berupa relai termal atau elektronik, tergantung pada desain dan model kendaraan.

Relai ini bertugas sebagai pengatur interval kedipan lampu, memastikan konsistensi dan visibilitas.

Untuk lebih detail mengenai komponen flasher mobil, berikut adalah rinciannya:

Hindari Antrian,
Ayo Reservasi Online!

Loading...

1. Sistem Kontrol

Sistem kontrol pada flasher mobil bertugas mengkoordinasikan fungsi berkedip lampu.

Ini termasuk mengirim sinyal dari sakelar ke relay dan lampu sein. Sistem kontrol ini biasanya terintegrasi dalam unit kontrol elektronik kendaraan (ECU) yang memonitor dan mengatur berbagai fungsi kendaraan.

Sistem kontrol juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa lampu sein berkedip dengan kecepatan yang konsisten dan sesuai dengan standar keamanan yang ditetapkan.

2. Lampu Sein

Lampu sein adalah komponen visual dari sistem flasher. Lampu ini terletak di bagian depan, belakang, dan samping kendaraan, memberikan sinyal visual kepada pengendara lain tentang perubahan arah atau jalur.

Lampu sein harus cukup terang untuk terlihat jelas di bawah sinar matahari langsung dan juga dalam kondisi cuaca buruk.

Desain dan posisi lampu sein seringkali disesuaikan oleh pabrikan untuk mencocokkan estetika dan desain keseluruhan kendaraan.

3. Relay

Relay dalam sistem flasher mobil berperan sebagai pengatur waktu kedipan lampu sein dan hazard.

Relay ini bisa berupa jenis termal atau elektronik. Relay termal menggunakan elemen pemanas dan lengan logam yang membengkok ketika panas, sehingga memutus dan menyambungkan sirkuit secara berulang.

Sementara itu, relay elektronik menggunakan sirkuit elektronik untuk mengatur interval kedipan.

Relay ini harus bekerja dengan andal dalam berbagai kondisi operasional dan suhu.

4. Switch Flasher

Switch flasher adalah komponen antarmuka pengguna untuk mengaktifkan lampu sinyal atau hazard.

Terletak di kolom kemudi untuk lampu sinyal dan biasanya di dasbor untuk lampu hazard, switch ini memudahkan pengemudi untuk mengaktifkan dan mematikan fungsi sinyal sesuai kebutuhan.

Switch harus responsif dan mudah dijangkau, memungkinkan pengemudi untuk menggunakannya tanpa mengalihkan perhatian dari jalan.

Fungsi Flasher pada Mobil

Berikut adalah 4 (empat) fungsi utama dari flasher mobil yang perlu Anda ketahui:

1. Meningkatkan Visibilitas Berkendara

Salah satu fungsi utama flasher pada mobil adalah untuk meningkatkan visibilitas kendaraan.

Dalam kondisi berkendara tertentu seperti saat hujan, kabut, atau bahkan dalam cuaca cerah, visibilitas bisa menjadi tantangan.

Flasher membantu dalam situasi ini dengan menyala secara berkedip, menarik perhatian pengguna jalan lainnya.

Penggunaan flasher terutama penting saat mengubah arah atau jalur, memberikan sinyal kepada pengendara lain tentang niat Anda dan memungkinkan mereka untuk menyesuaikan kecepatan atau posisi mereka sesuai.

2. Mengatur Sinyal Berkedip Lampu Sein

Fungsi flasher pada mobil yang paling dikenal adalah untuk mengatur sinyal berkedip lampu sein.

Ketika pengemudi mengaktifkan sakelar lampu sein, flasher bekerja untuk menghidupkan dan mematikan lampu sein secara bergantian.

Ritme berkedip ini dirancang untuk menjadi cukup konsisten dan terlihat, sehingga mudah diperhatikan oleh pengendara lain.

Ini memastikan bahwa manuver seperti berbelok atau berganti jalur dapat dilakukan dengan aman.

3. Sebagai Fitur Keamanan Mobil

Fungsi flasher pada mobil juga berperan sebagai fitur keamanan penting di mobil.

Dalam situasi darurat, seperti saat kendaraan mengalami kerusakan atau terlibat dalam kecelakaan, penggunaan lampu hazard yang dikontrol oleh flasher sangat penting.

Lampu hazard, yang mengaktifkan semua lampu sein untuk berkedip secara bersamaan, merupakan cara universal untuk menandakan bahwa kendaraan sedang dalam kesulitan atau berhenti di tempat yang mungkin membahayakan pengguna jalan lain.

4. Menambah Kesan Estetika

Di samping fungsi flasher mobil yang penting dalam keamanan dan visibilitas, ia juga menambahkan unsur estetika.

Desain lampu sein dan pola berkedip yang unik pada beberapa model kendaraan sering dirancang untuk menambah daya tarik visual dan membedakan identitas merek.

Produsen mobil terkadang menggunakan desain flasher yang kreatif dan modern sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka untuk menarik konsumen yang mencari kendaraan yang tidak hanya aman dan fungsional tetapi juga secara visual menarik.

Cara Kerja Flasher Mobil

Cara kerja flasher mobil melibatkan beberapa komponen utama dalam sistem pencahayaan kendaraan, dan prosesnya cukup sederhana namun sangat penting untuk fungsi sinyal dan keselamatan.

Berikut adalah penjelasan langkah demi langkah tentang cara kerja flasher mobil:

1. Aktivasi Sakelar Sinyal

Proses dimulai ketika pengemudi mengaktifkan sakelar sinyal belok atau sakelar lampu hazard.

Sakelar sinyal belok biasanya terletak di kolom kemudi dan memungkinkan pengemudi untuk memilih arah kiri atau kanan.

Sedangkan sakelar lampu hazard biasanya terletak di dasbor dan digunakan untuk mengaktifkan semua lampu sinyal secara bersamaan dalam situasi darurat.

2. Sinyal ke Relay Flasher

Setelah sakelar diaktifkan, sinyal dikirim ke relay flasher. Relay ini berfungsi sebagai inti dari sistem flasher, mengatur interval waktu di mana lampu sinyal akan berkedip.

Relay Mengatur Berkedipnya Lampu: Relay flasher bekerja dengan membuka dan menutup sirkuit listrik yang mengarah ke lampu sein.

Dalam relay termal, elemen pemanas dan lengan bimetal digunakan untuk membuat dan memutus sirkuit secara berkala.

Dalam relay elektronik, komponen elektronik dan semikonduktor mengatur interval kedipan.

3. Lampu Sein Berkedip

Ketika relay menutup sirkuit, lampu sein mendapatkan daya dan menyala. Ketika relay membuka sirkuit, daya terputus dan lampu mati.

Proses ini terjadi secara berulang-ulang selama sakelar sinyal tetap aktif, menciptakan efek berkedip yang konsisten.

4. Pengemudi Mematikan Sinyal

Setelah manuver seperti belok atau pergantian jalur selesai, pengemudi biasanya mematikan sakelar sinyal, baik secara manual atau otomatis (dalam kasus banyak kendaraan modern).

Ini menghentikan sinyal ke relay, dan lampu sinyal berhenti berkedip.

Proses ini sangat penting untuk keselamatan dalam berkendara, karena memberikan sinyal visual kepada pengendara lain tentang niat dan tindakan pengemudi.

Dengan demikian, flasher mobil memainkan peran krusial dalam mencegah kecelakaan dan meningkatkan keselamatan di jalan.

Baca Juga: Begini 4 Cara Menghilangkan Embun di Lampu Mobil

Percantik Tampilan Mobil Anda bersam RustPro Garansi 3 Tahun!

Jangan biarkan mobil Anda tampak kusam dan tidak terawat! Hal ini bisa menyebabkan kerusakan serius pada cat mobil dan menjatuhkan harga jualnya.

RustPro menghadirkan solusi revolusioner untuk melindungi dan mempercantik tampilan mobil Anda dengan layanan coating & detailing yang menggunakan Graphene Coating.

Teknologi ini menawarkan perlindungan cat mobil yang superior, dengan tingkat ketahanan terhadap goresan, air asam, dan kotoran hingga 10H+, melebihi standar Nano Coating yang umumnya hanya mencapai durabilitas 9H.

Untuk menjamin ketahanan dan kualitas lapisan Graphene Coating ini, RustPro memberikan garansi hingga 3 tahun.

Layanan ini tidak hanya untuk melindungi cat mobil dari kerusakan, tetapi juga meningkatkan tampilan estetika mobil menjadi lebih berkilau dan menambah nilai jualnya di pasar otomotif.

Dengan RustPro, mobil Anda tidak hanya akan terlihat lebih menarik dan terawat, tetapi juga akan memiliki perlindungan jangka panjang yang dapat Anda percaya.

Yuk, segera reservasikan kedatangan Anda di salon mobil RustPro sekarang! Hubungi Customer Service kami melalui WhatsApp di nomor 0812-1130-9522!

Jika Anda berdomisili di wilayah sekitar Jakarta, Cirebon, dan Surabaya, Anda bisa mengunjungi cabang kami yang berletak di lokasi berikut ini.

RustPro Pengangsaan Dua

Alamat: Jl. Pegangsaan Dua No.5, RT.7/RW.3, Pegangsaan Dua, Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14250

RustPro Cirebon

Alamat: Jl. Kesambi No.74A, Drajat, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45133

RustPro Surabaya

Alamat: Jl. Raya Wiyung No.17, Babatan, Kec. Wiyung, Surabaya, Jawa Timur 60228

Demikianlah informasi dari kami mengenai fungsi flasher pada mobil beserta komponen dan cara kerjanya.

Flasher tidak hanya meningkatkan visibilitas berkendara, memastikan bahwa pengendara lain dapat dengan mudah melihat dan menginterpretasikan niat pengemudi, tetapi juga mengatur sinyal berkedip lampu sein untuk memudahkan komunikasi selama manuver seperti berbelok atau berganti jalur.

Dengan memahami fungsi flasher pada mobil, kita dapat lebih menghargai peran kecil namun signifikan komponen ini dalam keselamatan berkendara sehari-hari.

Pentingnya flasher sering kali tidak diperhatikan, tetapi tanpa mereka, komunikasi di jalan raya dan keselamatan berkendara akan sangat berkurang.

RUSTPRO

It's My Responsibility